Sistem: dapat berupa suatu zat atau campuran zat-zat yang dipelajari sifat-sifatnya pada kondisi yang dapat diatur.
Segala sesuatu yang berada diluar sistem disebut lingkungan.
Antara sistem dan lingkungannya dapat terjadi pertukaran energi atau materi.
§ Sistem tersekat : sistem dan lingkungan tidak dapat mempertukarkan energi maupun materi. Sistem dengan energi tetap, walaupun didalamnya dapat terjadi perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
§ Sistem tertutup : sistem dan lingkungan hanya dapat mempertukarkan energi.
§ Sistem terbuka : sistem dan lingkungannya dapat mempertukarkan baik energi maupun materi.
Suatu sistem dalam keadaan tertentu apabila semua sifat-sifatnya mempunyai harga tertentu dan tidak berubah dengan waktu.
Keadaan sistem ditentukan oleh sejumlah variabel atau parameter sistem, misalnya suhu, tekanan, jumlah mol, volum, komposisi dsb.
Variabel yang harganya hanya tergantung pada keadaan sistem dan tidak tergantung pada bagaimana keadaan itu tercapai disebut fungsi keadaan.
Contoh : suhu, tekanan, volum, energi dalam dan entropi
V = f (P, T, n).
Diferensial dari suatu fungsi keadaan adalah diferensial total. Bila x adalah fungsi keadaan maka dx sebagai diferensial total.
1. ∫dx = x2 – x1
1
2. ∫ dx = 0
3. x = f (y, z)
dx = (∂x/∂y)z dy + (∂x/∂z)y dz.
Hukum Pertama Termodinamika
Proses :
Reversible dan tidak reversible.
Proses reversible:
H2O(l)
H2O(l)
![]() |
| 1 atm, 1000C |
1. Pl= 0 : gas memuai terhadap vakum
W = 0 à proses ekspansi bebas
2. Pltetap à gas memuai pada tekanan atmosfir yang tetap.
V2
W = - ∫ Pl dV = - Pl(V2 – V1)
V1
W = - Pl ΔV
3. Proses pemuaian reversibel : Pl = P – dP
Untuk proses yang berjalan pada Volume tetap, maka harga ΔU = qv
Enthalpi dan Perubahan Enthalpi
Reaksi kimia berjalan pada tekanan sistem yang tetap dan sama dengan tekanan luar.
CV : kapasitas panas pada volum tetap.









